Tampilkan postingan dengan label Ikan hias air tawar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikan hias air tawar. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Desember 2014

BLACK GHOST

Black Ghost  atau Apteronotus albifrons adalah  ikan asal  sungai Amazon, Rio Paraguay, Brazil, Peru, Ekuador, Venezuela dan Guyana.   Ikan ini merupakan ikan   pendamai.  Ukurannya bisa mencapai 50 cm  dengan panjang rata-rata sekitar 35 cm.   Bentuk  tubuhnya pipih memanjang dengan  warna tubuh hitam dan berbercak putih atau kuning dibagian ekornya.  Berdasarkan bentuk tubuhnya tersebut Black Ghost digolongkan  kedalam ikan pisau (Knifefishes), yaitu gologan ikan  berbentuk menyerupai pisau yang melebar di  bagian kepala dan badan kemudian meruncing  dibagian perut.  
Black Ghost juga digolongkan kedalam "electric fishes", ikan yang mampu menghasilkan listrik.  Ikan ini digolongkan dalam ikan penghasil listrik lemah (< 1V/cm) dengan frekwensi medan listrik antara 0.1 - 10 kHz.  Listrik ini digunakan untuk mengenali objek disekitarnya dan untuk berkomunikasi dengan ikan listrik lainnya.  Sering disarankan agar Black Ghost tidak dipelihara lebih dari 2 ekor dalam satu tempat, atau dicampur dengan  ikan penghasil listrik lainnya seperti,  ikan gajah (Gnathonemus elephas, atau Gnathonemus petersii), karena hal ini diduga akan dapat saling mengganggu "sistem radar dan sistem navigasi" yang mereka miliki.    Black Ghost  diketahui sering juga memancarkan listriknya untuk mengejutkan ikan lain yang mencoba mendekati dan  "mengisengi" ekornya karena disangka sebagai mangsa.

Syarat Hidup

Black Ghost hidup pada selang suhu 23 - 28 °C , pH 6. 5 - 7.5, dan kesadahan GH 5 - 15 (lunak).   Meskipun demikian secara umum  Black Ghost dapat hidup pada berbagai kondisi air yang bervariasi. 
Black Ghost merupakan karnivora,  makanan utamanya adalah pakan hidup, terutama cacing rambut.  Cacing  dapat pula diberikan dalam bentuk beku. Sampai tahap tertentu dapat pula menerima pakan kering.  
Secara umum Black Ghost  merupakan ikan pemalu dan dianjurkan untuk dipelihara dalam akuarium gelap dengan banyak tempat persembunyian seperti akar, kayu, atau bebatuan. Dianjurkan pula untuk memberikan dasar berpasir halus dengan banyak tanaman.

Jumat, 27 April 2012

Budidaya Polypterus / Ikan Palmas

Polypterus / ikan palmas tergolong unik. Dia tidak berenang cepat dengan sirip dan ekornya, tapi ikan palmas mampu berjalan di dasar air menggunakan siripnya. Kalau dilihat-lihat, ikan palmas memang lebih tampak seperti naga yang berjalan di bawah air.
Polypterus atau biasa disebut ikan palmas / ikan naga adalah salah satu dari berbagai macam jenis ikan hias yang cukup di gemari oleh kalangan hobies atau pecinta ikan hias karena keunikannya dan banyak pula yang mencoba untuk membudidayakannya.
Dilihat dari jenisnya, Polypteus / Ikan Palmas (ikan naga) merupakan ikan yang tergolong dalam Family Polypteridae (Bichir), artinya ikan bersirip banyak. Ikan ini termasuk ikan primitif dan sering disebut sebagai "snake like fish" (ikan ular). Penyebaran adalah di Afrika Barat. 
Panjang rata-rata ikan palmas adalah 30 cm. Hidup pada kisaran pH 6.5 - 7, dan temperatur 16-27 ° C. Sebagai carnivora, pakan utama ikan naga adalah pakan hidup berupa ikan kecil, atau daging-dagingan lain seperti daging udang atau daging ikan.

Wadah Budidaya
Untuk budidaya ikan palmas dapat dilakukan dengan cara berpasangan ataupun masal, pada umumnya jika dilakukan dengan cara pasangan 1 betina dan 1 jantan atau massal 3 betina 2 jantan dapat menggunakan wadah akuarium atau bak semen/plastik dengan ukuran 100cm x 50cm x 40cm dengan ketinggian air rata-rata 25cm. yang di lengkapi airator atau submersible agar tersedia oksigen terlarut di dalamnya.
Selain untuk wadah pemijahan juga di butuhkan wadah untuk penetasan telur dari hasil pemijahan dengan ukuran yang sama dgn dilengkapi airrator.

Ciri khusus
Indukan Ikan palmas jantan:
1. umur +/- 1 tahun
2. Memiliki sirip anal yang lebar.
3. Memiliki bentuk tubuh yg proporsional
4. Kondisi tubuh sehat.

Indukan Ikan palmas betina:
1. Umur +/- 1 tahun.
2. Memiliki sirip anal yang kecil
3. Memiliki bentuk tubuh yg proporsional
4. Kondisi tubuh sehat.

Langkah pemijahan dan perawatan:
untuk melakukan pemijahan perlu dilakukan langkah langkah sbb:
1. Persiapkan wadah pemijahan dan penetasan, isi air dengan ketinggian +/- 25cm. untuk pemijahan lengkapi dengan airrator atau submersible sedangkan untuk penetasan gunakan saja airrator.
2. Masukkan indukan secara pasangan ataupun massal ke dalam wadah pemijahan.
3. Letakkan Substrat untuk sarana peletakan telur ikan yang pada umumnya di buat dari tali plastik yg dibentuk menjadi substrat.
4. Perhatikan Ikan pada hari ke-2 atau ke-3 apakah ikan sudah atau sedang melakukan perkawinan, jika ikan sedang melakukan perkawinan biarkan sampai ikan tersebut selesai kawin jika tidak periksa substrat apakah sudah ada telor atau belum.
5. Jika di substrat terdapat telur berarti ikan sudah melakukan perkawinan, maka letakkan substrat kedalam wadah penetasan, sebelum diletakkan teteskan cairan anti jamur secukupnya kedalam wadah penetasan.
6. Pada hari ke-3 atau ke-4 di akuarium penetasan pada umumnya telur sudah menetas, biarkan sampai semua telur yang menetas sempurna.
7. Pada hari ke-5 atau ke-6 berikanlah pakan secukupnya untuk burayak yg telah menetas dengan artemia atau bisa dengan cacing sutra/tubiflex. biarkan substrat tetap berada didalam wadah penetasan.
8. Pada hari ke-7 atau ke-8 angkatlah substrat dan goyangkan perlahan agar burayak yang menetas di dalam substrat dapat turun kebawah. cucilah substrat lalu jemur untuk dipergunakan pada pemijahan berikutnya.
9. Setelah substrat telah diangkat lengkapi akuarium penetasan dengan busa filtrasi agar sisa telor yg membusuk dapat tersaring dengan baik sehingga kualitas air tetap terjaga.
10. Berikanlah burayak pakan secukupnya agar kualitas air terjaga dan burayak mendapat cukup makanan.
11. Pada hari ke-20 burayak sudah kuat untuk di pindahkan ke wadah pembesaran ataupun siap untuk di jual.
SELAMAT MENCOBA..DAN SEMOGA BERHASIL..!!!
Thanks.. :)

Translate